Kabupaten Pasuruan, Bhirawa
Bupati Pasuruan, HM Rusdi Sutejo melakukan audiensi dengan tiga fraksi, yakni Fraksi NasDem, Golkar dan PKB, DPR RI di Jakarta.
Kedatangannya, mencari jalan keluar atas konflik agraria yang terjadi di kawasan Alastlogo, di Kecamatan Lekok dan Nguling dengan pihak TNI AL.
Mas Rusdi, sapaan akrabnya berharap kedatangannya agar legislatif di tingkat pusat dapat memberikan solusi yang adil bagi seluruh pihak.
Intervensi dari fraksi-fraksi di DPR RI itu dianggap sebagai kunci untuk mengakhiri kebuntuan yang telah berlangsung selama bertahun-tahun.
“Kita berharap serta mohon bantuan kepada Fraksi DPR RI untuk bisa mengawal permasalahan yang ada di tempat kami, yaitu di Kabupaten Pasuruan,” ujar Mas Rusdi saat menyampaikan keluhannya, Selasa (13/1) kemarin.
Saat ini, kata Mas Rusdi, kondisi masyarakat di 10 desa terdampak dilaporkan masih sangat memprihatinkan akibat terbatasnya akses pembangunan.
Termasuk, ketidakpastian status lahan telah berdampak buruk pada kualitas hidup warga di wilayah perbatasan. Bahkan, warga di kawasan tersebut hingga kini belum sepenuhnya merasakan arti kemerdekaan dalam hal pemenuhan hak-hak dasar.
“Hingga saat ini, fasilitas dasar masih belum terpenuhi. Misalnya istrik yang layak, air yang lancar, air minum hingga infrastruktur yang lain,” kata Mas Rusdi.
Pejabat nomer satu di Kabupaten Pasuruan juga berharap adanya percepatan koordinasi. Yaitu antara pihak kementerian terkait, TNI AL dan Pemerintah Kabupaten Pasuruan.
“Adanya pengawalan dari berbagai fraksi di pusat, diharapkan rencana pembangunan infrastruktur di Kecamatan Nguling dapat segera terealisasi tanpa kendala hukum lagi,” jelas Mas Rusdi.
Mas Rusdi optimistis dukungan politik dari DPR RI akan membawa perubahan nyata bagi nasib warga di sengketa agraria. [hil.gat]

