24 C
Sidoarjo
Wednesday, February 4, 2026
spot_img

Mahasiswa KKN Untag Surabaya Tingkatkan Produktivitas UMKM Cekeremes Lewat Mesin Pemotong Ubi Baru


Mojokerto, Bhirawa
Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) R12 Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya yang tergabung dalam Sub Kelompok 5 Desa Sumber Kembar, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto, melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat dengan memberikan mesin pemotong ubi kepada pelaku UMKM Cekeremes Bu Lilik.

Sub Kelompok 5 ini terdiri dari Hafis, Devia, Ibrahim, Aan, dan Zulfikar, dengan Dosen Pembimbing Lapangan Dr. (cand). Fiky Two Nando, S.T., M.T. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya mahasiswa dalam mendukung peningkatan produktivitas dan efisiensi usaha mikro di wilayah pedesaan.

UMKM Cekeremes dikenal sebagai salah satu usaha rumahan yang memproduksi makanan ringan berbahan dasar ubi. Sebelumnya, pelaku usaha sudah memiliki mesin pemotong, namun karena usia alat yang sudah cukup lama, performanya menurun dan tidak lagi berfungsi dengan baik. Akibatnya, proses pemotongan memakan waktu lama.

Melihat kondisi tersebut, mahasiswa KKN Untag Surabaya berinisiatif menghadirkan mesin pemotong ubi baru untuk membantu memperlancar proses produksi. Dengan alat baru ini, pelaku usaha dapat menghemat waktu kerja, menghasilkan potongan yang lebih rapi, dan meningkatkan kapasitas produksi harian.

Selain memberikan bantuan alat, mahasiswa juga melaksanakan pelatihan penggunaan mesin dan pendampingan manajemen usaha. Kegiatan ini mencakup panduan cara perawatan mesin, penerapan standar kebersihan produksi, serta teknik pengemasan produk yang lebih menarik agar dapat meningkatkan daya saing di pasar.

Berita Terkait :  Peduli Kesehatan Warga, Wali Kota Probolinggo Resmikaan PKG

Ketua subkelompok 5, Hafis, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata sinergi antara dunia akademik dan masyarakat desa.

“Kami berharap dengan adanya mesin pemotong ubi baru ini, UMKM Cekeremes bisa semakin produktif dan berkembang menjadi usaha yang lebih maju serta berdaya saing,” ujarnya.

Sementara itu, pemilik UMKM Cekeremes, Bu Lilik menyampaikan rasa terima kasih dan kebahagiaannya.

“Mesin lama sudah sering rusak dan tidak bisa digunakan dengan baik. Sekarang kami sangat terbantu dengan mesin baru ini, pekerjaan jadi lebih ringan”, ungkapnya.

Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk nyata kontribusi mahasiswa KKN Untag Surabaya dalam mendukung pengembangan ekonomi lokal di Desa Sumber Kembar. Melalui inovasi sederhana namun berdampak besar, mahasiswa berupaya membantu pelaku UMKM agar mampu mandiri dan berdaya saing, sekaligus memperkuat potensi ekonomi kreatif masyarakat desa. [why]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru