29 C
Sidoarjo
Wednesday, January 14, 2026
spot_img

Cegah Korupsi, Kemenag dan KPK Edukasi Kepala Kemenag se-Jawa Timur


Surabaya, Bhirawa
Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur (Kanwil Kemenag Jatim) bersama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik Indonesia (RI) memberikan edukasi para Kepala Kemenag Jatim.

Kegiatan yang digelar secara hybrid di Aula Kanwil Kemenag Jatim, Selasa (13/1) ini digelar oleh oleh KPK RI melalui Direktorat Pembinaan Peran Serta Masyarakat (Permas). Dengan bertema

“Strategi Trisula Pencegahan Korupsi Bidang Keagamaan” yang dihadiri langsung Pimpinan KPK RI, Ibnu Basuki Widodo dan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur (Kanwil Kemenag Jatim), Akhmad Sruji Bahtiar.

Pimpinan KPK RI, Ibnu Basuki Widodo mengajak seluruh peserta yang hadir untuk menghindari tindak pidana korupsi nilai integritas atau nilai anti korupsi.

“Yang sudah bagus, agar bisa lebih bagus lagi dan yang agak lupa bahwa itu ada korupsi kita ingatkan kembali supaya tidak melakukan korupsi. Kemudian yang tadinya masih sama sekali belum berhijrah agar kembali berhijrah ke jalan yang lebih baik supaya tidak melakukan korupsi karena korupsi adalah akibatnya luar biasa,” terangnya.

Menurut Ibnu, Kemenag itu adalah mitra jadi namanya pencegahan korupsi itu tidak hanya KPK yang bertanggung jawab, karena KPK itu merupakan salah satu lembaga negara yang memang tugasnya salah satunya untuk melakukan menindakkan pencegahan dan pemberantasan.

“Akan tetapi untuk penindakan dan pencegahan itu tidak bisa KPK berdiri sendiri harus ada polisi, Kejaksaan juga harus ada peran serta masyarakat,” jelasnya.

Berita Terkait :  Wamen Giring Tutup FBS 3 dengan Lagu Laskar Pelangi

Karena di Kemenag ini memiliki pemimpin, lanjut Ibnu memiliki kewenangan untuk mengajak anak buahnya untuk berintegritas agar menghindari tindak korupsi.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur (Kanwil Kemenag Jatim), Akhmad Sruji Bahtiar mengapresiasi langkah KPK yang melakukan roadshow untuk sosialisasi pencegahan korupsi di seluruh instansi terutama di Kemenag Jatim.

“Pencegahan korupsi itu menjadi tanggung jawab kita bersama, tentunya kita sebagai Kementerian yang mempunyai birokrasi sampai ke bawah juga perlu memberikan penguatan-penguatan dengan mendatangkan KPK,” tandasnya.

Menurut Akhmad, dalam kegiatan tersebut disampaikan ada dua hal yakni pendidikan dan pencegahan. Pendidikan itu memberikan nilai-nilai bahwa korupsi itu tidak baik bahwa korupsi itu berdosa dan korupsi merugikan itulah nilai-nilai edukasi yang disampaikan.

Untuk pencegahan tadi sudah disampaikan bahwa ada aturan, ada regulasi dan ada pasal-pasal bilamana seseorang melakukan tindakan-tindakan korupsi.

“Kami menyampaikan terima kasih karena kita juga berkebutuhan untuk menguatkan pemahaman kita. Dan saya sangat mengapresiasi langkah KPK untuk ke seluruh lapisan masyarakat termasuk kepada kementerian dan lembaga dengan memberikan sosialisasi pencegahan korupsi,” pungkasnya. [riq.gat]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru