Bondowoso, Bhirawa
Pemerintah Kabupaten Bondowoso mengambil langkah konkret dalam memperkuat reformasi birokrasi dan pengendalian kinerja aparatur melalui peluncuran Aplikasi SAKIP Akselerasi.
Peluncuran aplikasi, yang dirangkaikan dengan penandatanganan perjanjian kinerja dan pakta integritas, tersebut berlangsung di Shaba Bina Praja Senin (12/1).
Peluncuran aplikasi ini menjadi bagian dari upaya Pemkab Bondowoso dalam memastikan setiap program pembangunan berjalan terukur, akuntabel, dan berdampak langsung bagi masyarakat, seiring tuntutan peningkatan kualitas pelayanan publik.
Bupati Bondowoso Abdul Hamid Wahid menegaskan bahwa peluncuran Aplikasi Akselerasi merupakan instrumen strategis dalam mendorong percepatan reformasi birokrasi sekaligus meningkatkan kualitas implementasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) di seluruh perangkat daerah.
“Aplikasi Akselerasi bukan sekadar digitalisasi SAKIP, tetapi alat kontrol kinerja yang harus digunakan secara konsisten. Tidak boleh lagi ada program yang tidak berdampak langsung bagi masyarakat,” ujarnya.
Bupati Hamid menekankan bahwa seluruh perangkat daerah wajib menyusun perencanaan kinerja yang tepat, melaksanakan program secara efektif, serta mempertanggungjawabkan capaian kinerja secara terukur dan berbasis data.
“Setiap rupiah anggaran, harus dapat dipertanggungjawabkan dan memberi manfaat nyata,” imbuhnya.
Ia juga mengingatkan bahwa penandatanganan perjanjian kinerja dan pakta integritas bukan sekadar formalitas administratif, melainkan komitmen moral pimpinan perangkat daerah kepada masyarakat Bondowoso.
“Saya minta perjanjian kinerja dijadikan pedoman utama dalam bekerja. Evaluasi kinerja ke depan akan dilakukan secara objektif, terukur, dan berkelanjutan, serta menjadi dasar pengambilan kebijakan dan pembinaan aparatur,” tandasnya.
Pasca peluncuran, Ia menegaskan tiga poin utama, yakni seluruh perangkat daerah wajib mengimplementasikan Aplikasi Akselerasi, penandatanganan perjanjian kinerja harus diikuti perubahan nyata dalam pola kerja, serta evaluasi kinerja akan dilakukan secara berkelanjutan.
Dengan penerapan Aplikasi Akselerasi, Pemkab Bondowoso optimistis kualitas SAKIP akan semakin meningkat dan berimplikasi langsung pada peningkatan kualitas pelayanan publik serta kesejahteraan masyarakat.
Pada kesempatan tersebut, Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada Sekretaris Daerah dan seluruh perangkat daerah yang telah berkontribusi dalam pengembangan aplikasi, sekaligus secara resmi meluncurkan Aplikasi SAKIP Akselerasi.
“Dengan mengucap Bismillahirrahmanirrahim, Aplikasi SAKIP Akselerasi secara resmi saya luncurkan,” pungkasnya.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Bondowoso, Fathur Rozi, menegaskan bahwa langkah strategis yang dilakukan tidak berhenti pada pemenuhan aspek administratif, melainkan harus menghasilkan dampak nyata dan sistematis.
“Peluncuran ini menjadi pedoman agar pelaksanaan program lebih terarah. Karena berbasis teknologi informasi, seluruh proses dan capaian kinerja dapat dipantau secara transparan,” ucapnya.
Menurutnya, penandatanganan pakta integritas merupakan bentuk komitmen moral dan profesional seluruh jajaran pemerintahan untuk bekerja secara bersih dan bebas dari praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN).
“Ini adalah komitmen moral dan profesional yang harus diwujudkan dalam tindakan nyata,” tegasnya.
Ia juga memastikan bahwa penggunaan anggaran daerah harus selaras dengan visi dan misi pembangunan daerah serta memberikan manfaat yang terukur bagi masyarakat.
“Tidak boleh lagi ada kegiatan yang tidak terukur atau tidak memberikan manfaat bagi masyarakat,” pungkasnya. [san.gat]

