24 C
Sidoarjo
Wednesday, February 4, 2026
spot_img

Bupati Tulungagung Coba Kendarai Becak Listrik Bantuan Presiden Prabowo

Pemkab Tulungagung, Bhirawa
Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo, coba mengendarai becak listrik di areal Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso, Kamis (8/1).

Ia mencoba becak bantuan pribadi Presiden RI Prabowo Subianto itu saat membuka acara pelatihan becak listrik yang menghadirkan 200 pengayuh becak.

“Becaknya kokoh,” ujar Bupati Gatut Sunu usai mengendarai becak listrik tersebut.

Saat ini, menurut dia, becak listrik belum diberikan pada tukang becak yang terpilih dan mereka baru diberikan pelatihan di samping juga pengecekan berkas administrasinya.

“Ada 200 pengayuh becak yang mendapat bantuan becak listrik dari Presiden. Nanti hari Sabtu (10/1) depan, becak listrik akan diserahkan,” tuturnya.

Bupati Gatut Sunu menyebut karena bantuan becak listrik dari Presiden Prabowo Subianto terbatas, baru 200 orang tukang becak yang akan menerimanya. Itu pun bagi tukang becak yang sudah berumur 60 tahun ke atas.

“Nanti kami upayakan lagi tambahan bantuan becak listrik untuk Tulungagung. Saat ini untuk seluruh Jatim jumlah bantuannya sebanyak 8.000 unit. Tulungagung mendapat 200 unit dan per unitnya seharga Rp 22 juta,” paparnya sembari mengungkapkan jika jumlah tukang becak di Tulungagung sekitar seribuan orang.

Sebelumnya, saat menyapa 200 tukang becak yang mengikuti pelatihan di rumah dinas Bupati Tulungagung tersebut, Bupati Gatut Sunu meminta agar becak listrik yang akan diterima mereka nanti tidak diperjual belikan.

Berita Terkait :  Stok LPG 3Kg di Surabaya Jelang Ramadan Aman

“Becak listriknya dirawat yang baik. Jangan sampai dijual,” tuturnya yang disambut antusias para tukang becak yang sudah sepuh-sepuh itu.

Bahkan Bupati Gatut Sunu sempat menanyakan pula apa ada petugas yang meminta uang atau pungutan pada para tukang becak saat melakukan pendataan pada mereka. Namun pertanyaan bupati ini dijawab secara serentak oleh para tukang becak jika tidak ada yang memungut biaya.

“Kalau sampai ada petugas yang memungut akan saya tindak,” tegas Bupati Gatut Sunu.

Rencananya, untuk tempat charger listrik guna mengisi ulang baterai becak listrik akan disediakan di sejumlah tempat mangkalnya becak. Di antaranya di Stasiun KA Tulungagung dan Terminal Gayatri.

Bupati Gatut Sunu berharap pembangunan tempat charger listrik itu berada di lokasi yang aman dan terjangkau.

“Yang penting lagi gratis,” ucapnya.

Termasuk untuk becak listrik yang suatu saat mengalami kerusakan, Bupati Gatut Sunu meminta tukang becak untuk membawanya ke Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso.

“Nanti disservice di pendopo. Yang bayari Pak Bupati,” pungkasnya. [wed.kt]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru