24 C
Sidoarjo
Wednesday, February 4, 2026
spot_img

Pemkab Bojonegoro Selesaikan 21 Ruas Jalan Rigid Beton

Pemkab Bojonegoro, Bhirawa
Pemerintah Kabupaten Bojonegoro telah menyelesaikan rekonstruksi 21 ruas jalan rigid beton dari total 27 ruas yang direncanakan. Enam ruas jalan lainnya masih dalam proses pengerjaan dan ditargetkan segera rampung dalam waktu dekat.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Penataan Ruang (DPU Bima PR) Kabupaten Bojonegoro, Chusaifi Ivan, melalui Kepala Bidang Jalan Danang Khurniawan, mengatakan bahwa hingga awal Januari progres rekonstruksi jalan telah mencapai 31,3 kilometer dari total target sepanjang 33,25 kilometer.

“Dari 27 paket pekerjaan, sebanyak 21 ruas sudah selesai dan dapat dimanfaatkan masyarakat. Sementara enam ruas lainnya masih dalam tahap penyelesaian di lapangan,” ujar Danang Selasa (6/1) kemarin.

Enam ruas jalan yang belum rampung tersebut meliputi ruas Ngambon-Bobol, Bulu-Drenges, Bareng-Ngubalan, Sukosewu-Klepek, Turi-Kaliklampo, serta ruas jalan di perbatasan kabupaten menuju Sambeng.

Ruas-ruas ini merupakan jalur penghubung antarwilayah yang memiliki peran strategis dalam mendukung mobilitas dan aktivitas ekonomi warga.

Meski memasuki tahun anggaran 2026, DPU Bima PR masih memberikan waktu tambahan kepada kontraktor selama 50 hari kalender untuk menuntaskan pekerjaan.

Namun demikian, kontraktor tetap akan dikenai sanksi denda keterlambatan apabila tidak mampu menyelesaikan pekerjaan sesuai ketentuan.

Menurut Danang, keterlambatan penyelesaian sejumlah ruas jalan disebabkan oleh faktor teknis di lapangan, seperti kondisi cuaca, penyesuaian konstruksi, serta upaya menjaga kualitas pekerjaan agar sesuai spesifikasi.

Berita Terkait :  Polresta Mojokerto Ringkus Tiga Tersangka Penggelapan Mobil Rental

“Kami tetap melakukan pengawasan ketat. Kualitas menjadi prioritas agar jalan yang dibangun benar-benar kuat dan memiliki daya tahan jangka panjang,” katanya.

Program rekonstruksi jalan rigid beton ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas infrastruktur jalan, terutama pada ruas-ruas yang sebelumnya mengalami kerusakan berat.

Dengan konstruksi beton, jalan diharapkan lebih tahan terhadap beban lalu lintas dan kondisi lingkungan. Peningkatan infrastruktur tersebut diharapkan mampu memperlancar konektivitas antarwilayah, mendukung distribusi hasil pertanian dan industri lokal, serta mendorong pertumbuhan ekonomi Kabupaten Bojonegoro secara berkelanjutan. [bas.dre]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru