31 C
Sidoarjo
Wednesday, February 11, 2026
spot_img

Inovasi ASN Mojokerto Berbuah Insentif, Pemkot Terapkan TPP Berbasis Prestasi

Kota Mojokerto, Bhirawa
Pemerintah Kota Mojokerto memperkuat budaya birokrasi inovatif dengan menerapkan tambahan penghasilan pegawai (TPP) berbasis prestasi kerja bagi aparatur sipil negara (ASN) yang berkontribusi dalam pencapaian Innovative Government Award (IGA) Tahun 2024.

Kebijakan ini menjadi langkah strategis untuk memastikan inovasi tumbuh sebagai budaya kerja, bukan sekadar jargon administratif.

Pemberian insentif tersebut ditetapkan melalui Keputusan Wali Kota Mojokerto Nomor 100.3.3.3/331/417.101.3/2025 tentang TPP Berdasarkan Prestasi Kerja bagi Tim Pendukung Pencapaian Penghargaan IGA Tahun 2024.

ASN yang terlibat dalam pengembangan, penguatan, hingga verifikasi inovasi daerah memperoleh tambahan penghasilan sesuai tingkat kontribusinya.

Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari menegaskan bahwa capaian inovasi daerah merupakan hasil kerja kolektif seluruh ASN yang terus berupaya menghadirkan terobosan dalam pelayanan publik.

“Inovasi daerah tidak lahir dari kerja individu, melainkan dari kolaborasi ASN yang mau berpikir kreatif dan bekerja melampaui rutinitas,” ujar wali kota yang akrab disapa Ning Ita, Rabu (24/12).

Besaran TPP prestasi kerja ditetapkan secara berjenjang. ASN yang terlibat dalam satu hingga dua inovasi memperoleh tambahan maksimal 3 persen dari besaran dasar TPP.

Keterlibatan dalam tiga hingga empat inovasi mendapat tambahan maksimal 4 persen, sedangkan ASN yang berkontribusi lebih dari lima inovasi, termasuk tim verifikator, memperoleh tambahan hingga 5 persen.

Pada Tahun Anggaran 2025, total alokasi TPP prestasi kerja ASN Pemerintah Kota Mojokerto mencapai sekitar Rp1,1 miliar yang tersebar di sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD). Anggaran ini diarahkan untuk mendorong kinerja yang terukur dan berdampak langsung bagi masyarakat.

Berita Terkait :  Sambut Hari Bhayangkara Ke-79, Polres Situbondo Khitan Puluhan Anak Yatim Gratis

Ning Ita menambahkan, skema insentif berbasis kinerja dan inovasi ini diharapkan mampu menjadi pemantik semangat ASN untuk terus menghadirkan ide dan terobosan yang aplikatif serta berkelanjutan.

“Setiap inovasi yang memberi manfaat nyata bagi warga harus mendapat apresiasi yang layak,” tegasnya.

Konsistensi Pemkot Mojokerto dalam membangun ekosistem inovasi membuahkan hasil. Selama empat tahun berturut-turut sejak 2022, Kota Mojokerto dinobatkan sebagai Kota Terinovatif dalam ajang IGA. Bahkan pada 2025, Kota Mojokerto meraih predikat Indeks Inovasi Daerah (IID) Tertinggi Regional II.

Di bawah kepemimpinan Ning Ita, Pemkot Mojokerto terus meneguhkan arah pembangunan yang adaptif dan responsif terhadap tantangan zaman, melalui inovasi birokrasi yang mempercepat pelayanan publik serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara merata. (oky.dre)

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru