29 C
Sidoarjo
Monday, February 16, 2026
spot_img

SLB Karya Mulia akan Jadi Sekolah Negeri, Dindik Jatim Tingkatkan Mutu


Dindik Jatim, Bhirawa
Upaya Pemprov Jatim dalam memperkuat layanan pendidikan khusus terus menunjukkan progres positif. Salah satunya melalui proses penegerian Sekolah Luar Biasa (SLB) di berbagai wilayah di Jawa Timur. Di antara Kota Kediri, Pacitan, Kota Mojokerto, Kota Probolinggo dan Kota Surabaya.

Untuk kota Surabaya, Dinas Pendidikan (Dindik) Jatim menunjuk SLB-B (Tuna Rungu) Karya Mulia Surabaya untuk proses penegerian. Persiapannya pun kini memasuki tahap akhir.

Kepala Dindik Jawa Timur, Aries Agung Paewai, menjelaskan proses penegerian sekolah dilakukan melalui tahapan validasi dan asistensi yang ketat. Jika seluruh persyaratan terpenuhi, pengajuan akan dilanjutkan secara formal ke kementerian terkait.

“Penegerian ini penting karena ketika sekolah berstatus negeri, perhatian terhadap sarana dan prasarana akan lebih optimal. Fokus pemerintah ke depan adalah pengembangan mutu dan kualitas layanan pendidikan,” ujar Aries.

Ia juga menambahkan, penegerian SLB menjadi solusi bagi daerah-daerah yang belum memiliki SLB negeri. Salah satunya di Surabaya yang belum memiliki SLB negeri. Menurut Kadindik, sekolah swasta yang memenuhi persyaratan, terutama dari sisi lahan dan operasional, berpeluang besar untuk dinaikkan statusnya menjadi negeri.

Sementara itu, Kepala SMALB-B Karya Mulia Surabaya, Sukamto, menyampaikan sekolahnya ditunjuk untuk diproses menjadi negeri karena status tanah milik Pemprov Jatim. Saat ini, kesiapan sekolah telah mencapai 100 persen.

“Dari sisi sarana prasarana, Kabid PKPLK Bu Iva sudah melakukan berbagai perbaikan. Mulai perbaikan pagar hingga, tata ruang agara terlihat lebih indah, rapi dan bersih.” jelasnya.

Berita Terkait :  Terdampak Efisiensi, PHRI Wadul Komisi B DPRD Kota Malang

Saat ini, kata Sukamto, SLB-B Karya Mulia menaungi empat jenjang pendidikan, yakni TK, SD, SMP, dan SMA, dengan total 131 siswa. Dengan mayoritas siswa berada di jenjang SD, sementara siswa SMA berjumlah 39 orang. Karenanya, dalam struktur organisasi, terdapat empat kepala sekolah untuk masing-masing jenjang. Usai resmi menjadi sekolah negeri, Sukamto menyebut hanya akan ada satu kepala sekolah yang penunjukannya menjadi kewenangan pemerintah provinsi.

Sementara dari sisi sumber daya manusia, terdapat 16 guru ASN dan 21 guru tetap yayasan (GTY). “Guru-guru non-ASN tersebut tengah diperjuangkan agar dapat beralih menjadi Guru Tidak Tetap (GTT),” tutur Sukamto.

Sekolah juga tengah mempersiapkan penguatan pendidikan vokasi. Empat kompetensi keahlian telah dirintis, yakni tata rias kecantikan, tata boga, tata busana, dan percetakan. Khusus tata boga dan tata busana, sekolah berharap setelah berstatus negeri dapat melengkapi fasilitas berupa ruang dapur dan ruang jahit yang representatif.

Rencananya, SLB-B Negeri Karya Mulia akan dilaunching pada 27 Desember mendatang, sembari menunggu kepastian resmi dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur. [ina.wwn]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru