24 C
Sidoarjo
Wednesday, February 4, 2026
spot_img

Jelang Nataru, Stok BBM Bersubsidi di Sumenep Tinggal 5 Persen

Sumenep, Bhirawa
Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi di Kabupaten Sumenep dilaporkan mulai menipis.

Berdasarkan data Pemerintah Kabupaten Sumenep, stok BBM jenis solar dan pertalite telah mendekati batas kuota yang ditetapkan. Untuk BBM bersubsidi jenis solar tinggal 5 persen dan jenis pertalite tinggal 10 persen dari kuota tahun ini.

Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam (SDA) Sekretariat Daerah Kabupaten Sumenep, Dadang Dedy Iskandar, mengungkapkan hingga saat ini realisasi penyaluran BBM bersubsidi sudah mencapai lebih dari 90 persen.

“Untuk BBM jenis solar, kuota yang ditetapkan sebesar 44.047 kiloliter (kl). Hingga saat ini realisasi penyaluran telah mencapai 38.850 kl atau sekitar 95 persen, sehingga sisa kuota hanya sekitar 5.197 kl atau 5 persen,” kata Dadang, Senin (22/12).

Sementara itu, jelasnya, untuk BBM jenis pertalite, dari total kuota sebesar 75.296 kl, realisasi penyaluran telah mencapai 64.398 kl atau sekitar 90 persen. Dengan demikian, sisa kuota pertalite yang masih tersedia sekitar 10.998 kl atau 10 persen.

“Diangka ini tetap aman hingga akhir tahun ini,” jelasnya.

Dadang menjelaskan, meningkatnya konsumsi BBM bersubsidi menjelang akhir tahun merupakan fenomena yang kerap terjadi, seiring dengan meningkatnya aktivitas masyarakat, terutama pada momentum libur panjang Nataru. Namun demikian, persediaan BBM bersubsidi tersebut tetap aman.

Berita Terkait :  Gelar Tasyakuran Pelantikan Prabowo, Gus Fawait Canangkan 8 Program Prioritas untuk Jember

“Jadi, masyarakat tidak perlu panik, persediaan tetap aman hingga akhir tahun,” ucapnya.

Lebih lanjut ia menegaskan, Pemerintah daerah terus melakukan pemantauan dan koordinasi dengan pihak terkait agar penyaluran BBM bersubsidi tetap sesuai dengan ketentuan dan tepat sasaran.

“Kami terus memantau penyaluran BBM ini Kalau misalnya butuh penambahan, kami pasti mengupayakan ke Pertamina,” tegasnya.

Ia juga mengimbau masyarakat agar menggunakan BBM bersubsidi secara bijak serta tidak melakukan penimbunan, mengingat keterbatasan kuota yang telah ditetapkan oleh pemerintah pusat.

“Kami, Pemerintah Kabupaten Sumenep berharap distribusi BBM bersubsidi menjelang Nataru tetap berjalan lancar sehingga kebutuhan energi masyarakat dapat terpenuhi dengan baik,” tukasnya. [sul.kt]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru