24 C
Sidoarjo
Wednesday, February 4, 2026
spot_img

SMKN 1 Surabaya Gelar Pameran Proyek Kreatif dan Kewirausahaan


Surabaya, Bhirawa
SMKN 1 Surabaya mengadakan kegiatan pameran proyek kreatif dan kewirausahaan untuk mencetak lulusan siap kerja serta mencetak generasi muda berkarakter wirausaha.

Kegiatan yang di ikuti oleh siswa kelas 10 dan 11 tersebut bertajuk “Anyaraka 2025”, bertujuan memastikan para siswa tidak hanya siap memasuki dunia kerja atau melanjutkan studi, tetapi juga memiliki kemampuan membangun usaha mandiri yang berkelanjutan, Kamis (11/12).

Kepala Bidang Pembinaan Pendidikan SMK Dinas Provinsi Jawa Timur, Dra. Anny Saulina, M. Si mengapresiasi SMKN 1 Surabaya yang konsisten mendorong budaya inovasi melalui pembelajaran berbasis proyek.

“Sekolah harus mampu mencetak generasi yang siap bekerja, melanjutkan studi, sekaligus berwirausaha, dari pameran ini menjadi bukti nyata bahwa siswa SMK tidak hanya dibekali kemampuan teknis, tapi juga keterampilan berwirausaha yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja masa kini,” jelasnya.

Pameran menampilkan beragam karya mulai dari produk kuliner, desain kreatif, inovasi digital, dan lukisan, setiap stan siswa memperlihatkan proses perancangan produk, strategi pemasaran, hingga simulasi pengelolaan usaha.

Lanjut Anny mengukapkan Siswa SMK harus punya keberanian berinovasi, menciptakan peluang, dan mengembangkan usaha sejak dini, Dinas Pendidikan akan selalu mensupport upaya sekolah mencetak lulusan yang kreatif, kompeten, dan siap bersaing.

“Komitmen pemerintah dalam mendukung peningkatan kompetensi dan perluasan kesempatan kerja lulusan SMK, termasuk peluang magang dan bekerja di luar negeri, saat ini terdapat dua tantangan utama yang dihadapi siswa ketika akan bekerja ke luar negeri, yaitu kemampuan bahasa dan pembiayaan keberangkatan,” katanya.

Berita Terkait :  Sosialisasi Jaminan Sosial Ketenagakerjaan, Pemkab Bondowoso Perkuat Perlindungan Buruh Tani Tembakau

Sementara itu, Kepala Sekolah SMKN 1 Surabaya, Dr. Drs. Anton Sujarwo, M.Pd, menyampaikan bahwa dalam kegiatan ini sebelumnya mendapatkan pendampingan langsung bersama industri dan pelaku UMKM.

“Mereka didampingi langsung oleh UMKM yang sudah berkecimpung secara nasional, maka hasil karya anak-anak ini sudah memiliki nilai jual dan terbukti disukai, dari pendampingan tersebut siswa tidak sekadar belajar membuat produk, tetapi memahami pentingnya quality control sesuai standar industri, itu terlihat dari berbagai karya siswa, mulai aksesoris, manik-manik, hingga produk kerajinan lain yang telah beberapa kali dipamerkan dan mendapat respons positif dari masyarakat,”pungkas Anton.

Anton menambahkan bahwa ini juga mendapatkan dukungan penuh terhadap pengembangan kewirausahaan di sekolah, melalui bantuan dan pendampingan kebijakan, Dinas Pendidikan mendorong agar siswa SMK dapat menghasilkan karya yang bernilai ekonomis dan produktif selepas lulus.

“Dinas sangat support, pprogram bisa berjalan karena dukungan dari Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, berharap anak-anak tidak dianggap menganggur saat masa tunggu setelah lulus, tapi mampu mengembangkan potensi dan keterampilan yang telah dipelajari di sekolah,” imbuhnya. [ren.wwn]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru