Sampang, Bhirawa
Hujan intensitas tinggi yang mengguyur Kecamatan Robatal dan Kecamatan Omben, Kabupaten Sampang, Madura, menyebabkan banjir di beberapa wilayah. Berdasarkan laporan dari BPBD Sampang, banjir telah merendam beberapa desa dan jalan dengan ketinggian yang bervariasi.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sampang, Fajar Arief, melalui Kasi Kedaruratan dan Logistik (KL), Mohammad Hozin menjelaskan, berdasarkan hasil pantauan pada pukul 09.39 WIB, banjir sudah merendam beberapa lokasi di wilayah perkotaan Sampang.
”Sedangkan banjir di Desa Pangilen ketinggian air mencapai kurang lebih 30 senti meter, Desa Kemuning ketinggian air mencapai 40 senti meter. Dan di Desa Banyumas 70 senti meter. Ketiga desa itu berada di Kecamatan Sampang. Di Desa Prajjan, Kecamatan Camplong sempat banjir namun saat ini sudah surut,” jelasnya, Kamis (6/11).
Selain wilayah perkotaan, lanjut Hozin, tiga desa di Kecamatan Sampang juga terdampak cukup parah. Di Desa Banyumas, tinggi air mencapai 70 sentimeter; di Desa Kemuning sekitar 40 sentimeter; dan di Desa Pangilen sekitar 30 sentimeter.
”Untuk Desa Prajjan, Kecamatan Camplong, juga sempat mengalami banjir, tetapi saat ini sudah mulai surut,” tambahnya.
Menurutnya, banjir kali ini disebabkan oleh curah hujan dengan intensitas tinggi yang terjadi serentak di beberapa wilayah, terutama di Kecamatan Omben, Robatal, dan sebagian Camplong. Kondisi tersebut membuat debit air sungai meningkat dan meluap ke permukiman warga. ”Tetap kami pantau, bahkan banjir sudah mulai berangsur surut perlahan,” terangnya. [lis.fen]

