Foto saat pembukaan
Sumenep, Bhirawa.
Sebanyak 233 peserta dari berbagai wilayah di Kabupaten Sumenep ambil bagian dalam Kejuaraan Cabang Pagar Nusa Kabupaten Sumenep Tahun 2025. Kegiatan ini menjadi ajang pembinaan kader pendekar muda sekaligus wadah memperkuat nilai-nilai spiritual, sportivitas, dan nasionalisme di kalangan generasi muda.
Ketua Panitia Pelaksana, Kamsil Lailatul Qodri, SE, menyampaikan, kejuaraan ini merupakan bentuk nyata dari ikhtiar bersama dalam mencetak pendekar Pagar Nusa yang tidak hanya unggul secara teknik dan fisik, tetapi juga berakhlakul karimah serta menjunjung tinggi nilai-nilai ke-NU-an.
“Ini adalah bukti bahwa Pagar Nusa terus tumbuh dan berkembang sebagai benteng ulama dan tempat pembinaan generasi muda dalam jalur spiritual dan beladiri,” kata Kamsil, Jumat (01/08).
Menurutnya, total peserta yang mengikuti pertandingan tahun ini mencapai 233 orang, yang tersebar di berbagai kategori kelas. Besarnya antusiasme peserta menurutnya menjadi indikasi bahwa Pagar Nusa memiliki daya tarik kuat di tengah masyarakat, khususnya generasi muda. Terkait pelaksanaan kejuaraan, Kamsil menjelaskan, panitia merencanakan kegiatan ini dengan estimasi anggaran sebesar Rp30 juta. Namun hingga pelaksanaan berlangsung, anggaran tersebut belum sepenuhnya terpenuhi.
“Meski begitu, semangat panitia tidak surut. Kami terus bekerja dengan semangat gotong royong dan kebersamaan demi kelancaran kegiatan ini,” ucapnya.
Panitia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada berbagai pihak yang telah memberikan dukungan, baik berupa moral maupun materiil, terutama kepada Pemerintah Kabupaten Sumenep, para sponsor, donatur, tokoh, serta sesepuh yang turut berkontribusi.
“Semoga kejuaraan ini membawa manfaat, mempererat silaturahmi antar pendekar, dan menjadi ajang lahirnya atlet-atlet terbaik yang akan mengharumkan nama daerah maupun organisasi di masa depan,” jelasnya.
Kejuaraan ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga memperkuat semangat juang serta menjadikan silat sebagai media pembentukan karakter generasi penerus bangsa. “Semoga kegiatan ini menjadi ajang pemersatu kita,” harapnya. (sul.hel).

