25 C
Sidoarjo
Thursday, February 5, 2026
spot_img

Asyik Nongkrong, Enam Pelajar di Sampang Terjaring Satpol PP


Sampang, Bhirawa
Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Sampang, menjaring enam pelajar yang kedapatan nongkrong di luar sekolah saat jam pelajaran berlangsung. Para pelajar tersebut merupakan siswa tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA).

Mereka diamankan saat sedang asyik nongkrong di sejumlah titik, seperti warung dan area Alun-alun Trunojoyo Sampang. Keenam pelajar itu langsung dibawa ke kantor Satpol PP untuk mendapatkan pembinaan dan edukasi.

“Setelah kami amankan, mereka kami ajak ke kantor untuk diberi pembinaan. Kami tekankan agar tidak mengulangi lagi dan menyadari pentingnya sekolah,” ujar Kabid Ketentraman dan Ketertiban Umum (Trantibum) Satpol PP Sampang, Suaidi Asikin, Kamis, ( 24/7).

Suaidi menegaskan bahwa giat penertiban ini merupakan bagian dari program rutin Satpol PP dalam menegakkan kedisiplinan pelajar. Program ini telah berlangsung aktif selama setahun terakhir sebagai bentuk kepedulian terhadap masa depan generasi muda.

“Dalam satu tahun terakhir, kami memang aktif menjaring siswa-siswi yang bolos sekolah. Ini adalah bentuk perhatian kami terhadap masa depan mereka, sebab sekolah itu sangat penting untuk didapatkannya,” terangnya.

Tidak hanya menjalani pembinaan, lanjut Suaidi menengaskan, keenam pelajar tersebut diminta menandatangani surat pernyataan agar tidak mengulangi perbuatannya. Selain itu pula, pihak Satpol PP juga memanggil orang tua masing-masing siswa ke kantornya untuk diberikan pemahaman serta diminta terlibat aktif dalam pengawasan.

Berita Terkait :  Perkuat Gizi Pelajar, Dandim 0811 dan Wabup Tuban Resmikan SPPG di Gesikharjo

“Kami ingin orang tua juga tahu dan terlibat dalam menjaga kedisiplinan anak-anaknya. Kedisiplinan bukan hanya dilakukan oleh guru di sekolah, melainkan orang tua juga harus berperan aktif,” ungkapnya.

Pihaknya berharap, upaya pembinaan dan tindakan yang dilakukannya menjadi peringatan bagi pelajar lainnya agar tidak menyalahgunakan waktu belajar. “Kami tidak ingin menghukum, tapi memberi pembelajaran. Kami ingin anak-anak ini kembali ke jalur yang benar dan menyadari pentingnya pendidikan untuk masa depan mereka,” harapnya. [lis.wwn]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru