24 C
Sidoarjo
Wednesday, February 4, 2026
spot_img

Simulasi Pendaftaran SPMB Dibuka, Kadindik Ingatkan untuk Manfaatkan Kesempatan


Dindik Jatim, Bhirawa
Dinas Pendidikan (Dindik) Jawa Timur memberikan kesempatan kepada calon murid baru untuk mengikuti latihan pendaftaran SPMB 2025. Latihan ini mulai bisa dilakukan pada 9-11 Juni 2025.

Calon murid baru, bisa membuka laman spmb.jatimprov.go.id untuk melakukan latihan dengan login menggunakan NISN, PIN, dan tanggal terbit KK. Hari terakhir simulasi, Rabu (11/6), Kepada calon Murid baru, Kepala Dindik Jatim, Aries Agung Paewai mengimbau agar mereka memanfaatkan dengan baik kesempatan ini.

Meski tidak wajib, namun, para calon Murid baru harus mengikuti latihan pendaftaran ini. Sebab, mereka akan mengetahui rayon mana saja yang bisa dipilih yang sesuai dengan domisilinya. Selain itu, jumlah sekolah yang dipilih juga bisa diketahui lewat tahapan ini.

“Latihan ini kita buat sangat mirip saat pendaftaran nanti. Jadi saat calon Murid baru ikut tahapan ini mereka tidak akan kesulitan saat pendaftaran riil SPMB nanti,” ujar Aries, Senin (9/6).

Ia juga melanjutkan latihan ini hanya untuk jalur domisili dan jalur nilai prestasi akademik SMA dan SMK saja. Karenanya calon Murid baru harus mengikuti tahapan ini dengan baik.

Pada aturan baru SPMB tahun ini, jalur Domisili SMA/SMK calon Murid baru tidak bisa memilih jenjang SMA dan SMK secara bersamaan. Sebab, pendaftaran jalur domisili SMA/SMK dibuka secara bersamaan yakni tanggal 26-27 Juni 2025.

Berita Terkait :  Jaga Keberlangsungan Tradisi Menuju Praktik Lestari di Kabupaten Madiun

Selain itu masing-masing calon Murid baru hanya dapat memilih maksimal 3 SMA dalam rayon atau 3 Konsentrasi Keahlian pada SMK yang sama atau berbeda.

“Untuk jalur Nilai Prestasi Akademik, calon Murid baru dapat memilih SMA pada tahap 2 atau memilih SMK pada tahap 4. Kalau SMA mereka bisa memilih maksimal 3 SMA dalam rayon atau 2 SMA dalam rayon dan 1 SMA luar rayon. Sedangkan untuk SMK bisa memilih maksimal 3 konsentrasi keahlian pada 1 SMK yang sama atau SMK yang berbeda,”jabarnya.

Lebih detail, ditambahkan Aries jalur domisili SMA memiliki kuota sebanyak 35%. Kuota ini terbagi dalam 20% untuk domisili reguler (dalam rayon). Domisili reguler diperuntukkan bagi calon murid baru yang berasal dari wilayah dalam rayon yang diperingkat berdasarkan kriteria pemeringkatan pada jalur domisili, sampai dengan mencapai kuota 20% dari daya tampung.

Misalnya, jika calon murid baru berdomisili di kelurahan Jagir kecamatan Wonokromo masuk wilayah dalam rayon III kota Surabaya. Sekolah yang berada di wilayah rayon III Kota Surabaya tersebut adalah SMAN 14 Surabaya, SMAN 16 Surabaya, SMAN 17 Surabaya dan SMAN 20 Surabaya.

“Jika memilih SMAN 16 Surabaya, daya tampung disana 300 Murid. Untuk kuota jalur domisili reguler 20%. Maka 20% x 300 ini ketemu 60 Murid. Jadi kuota 60 murid ini akan diperebutkan oleh semua calon Murid baru yang mendaftar di SMAN 16 Surabaya dan berasal dari kelurahan dalam rayon III kota Surabaya,”jelasnya.

Berita Terkait :  KPU Kota Batu Nyatakan 171.350 Warga Masuk Daftar Pemilih Berkelanjutan

Nantinya, tambah Aries pemeringkatan didasarkan pada urutan prioritas nilai akhir akademik, jarak domisili terdekat dengan SMAN 16 Surabaya, usia calon murid baru yang lebih tua, dan waktu pendaftaran.

Sementara itu, untuk domisili sebaran diperuntukkan bagi calon murid baru yang berasal dari semua kelurahan di wilayah dalam rayon dengan dibagi rata sejumlah kelurahan dari wilayah dalam rayon tersebut dengan kuota 15% dari daya tampung.

Kadindik mencontohkan jika di SMAN 16 Surabaya daya tampungnya 300, maka untuk jalur ini akan diperebutkan 45 Murid yang dibagi rata ke seluruh kelurahan dalam rayon III Kota Surabaya.

Dimana jumlah kelurahan yang berada dalam wilayah dalam rayon III kota Surabaya adalah 25 kelurahan, maka ada 20 kelurahan dapat kuota masing-masing 2 murid dan 5 kelurahan (dengan jarak lebih jauh dari sekolah) dapat kuota masing-masing 1.

Mantan Pj Wali Kota Batu ini juga menggaris bawahi, latihan pendaftaran ini tidak bisa diikuti oleh calon murid dengan kondisi khusus. Seperti menggunakan Surat Keterangan Pindah Domisili (SKPD) karena, kesempatannya hanya ada di tahap 1.

Berbeda jika calon murid menggunakan Surat Keterangan Domisili (SKD) bencana alam atau ponpes, mereka bisa mengikuti.

“Latihan pendaftaran ini hanya bisa diikuti satu kali. Jadi pahami setiap tahapan dan langkah-langkahnya saat latihan. Sehingga nanti waktu pendaftaran tidak ada kendala apapun,” tandas Aries.

Berita Terkait :  Tertinggi di Pulau Jawa, Pj. Gubernur Adhy Optimis Jatim Terus Maju, Hebat, dan Kuat

Sebagai informasi, tahapan SPMB SMA/SMK Negeri Jawa Timur saat ini memasuki proses pengambilan PIN secara mandiri oleh calon murid baru pada 2-13 Juni 2025.

Pendaftaran SPMB tahap 1 Jalur Mutasi SMA/SMK (5%), Afirmasi SMA (30%), Afirmasi SMK (15%) dan Prestasi Lomba (5%) dibuka pada 16-17 Juni 2025.

Tahap 2 Pendaftaran Jalur Prestasi Nilai Akademik SMA pada 22-23 Juni 2025 dengan kuota 25%. Pendaftaran Tahap 3 Jalur Domisili SMA (35%) dan Domisili SMK (10%) dibuka pada tanggal 26-27 Juni 2025.

Terakhir pendaftaran Tahap 4 Jalur Nilai Prestasi Akademik SMK pada tanggal 2-3 Juli 2025 dengan kuota 65%. [ina.gat]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru