32 C
Sidoarjo
Wednesday, February 4, 2026
spot_img

91 Medali Porprov Jatim, Atlet Kabupaten Kediri Terima Bonus Rp2,4 Miliar


Kediri, Bhirawa
Ratusan atlet Kabupaten Kediri terima bonus senilai Rp2.407.000.000 dari Pemerintah Kabupaten Kediri usai sukses mengoleksi 91 medali pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) IX Jawa Timur 2025 di Malang Raya.

Bonus tersebut diserahkan langsung oleh Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana sekaligus pembubaran kontingen Kabupaten Kediri Porprov IX Jawa Timur 2025. Kegiatan berlangsung di Graha Lila Semesta, Kecamatan Ngasem, Selasa (23/12).

Bupati Hanindhito mengatakan, pemberian bonus merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam mendukung pengembangan olahraga di Kabupaten Kediri. “Ini merupakan bentuk apresiasi kepada seluruh cabang olahraga. Alhamdulillah, dari tahun 2023 Kabupaten Kediri berada di peringkat 12 Jawa Timur dan tahun ini naik menjadi peringkat 11,” ujarnya.

Menurutnya, salah satu penyumbang medali terbesar berasal dari cabang olahraga Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (Pordasi). Selain itu, cabang olahraga Tarung Derajat juga menunjukkan perkembangan yang signifikan.

Ia berharap pada Porprov Jawa Timur 2027 mendatang seluruh cabang olahraga mampu menyumbangkan lebih banyak medali sehingga Kabupaten Kediri dapat menembus lima besar Jawa Timur.

“Target lima besar ini menjadi langkah strategis menuju rencana Kabupaten Kediri sebagai tuan rumah Porprov Jawa Timur 2029,” tegas Bupati Kediri.

Dalam Porprov IX Jatim 2025, terdapat tiga cabang olahraga yang menjadi penyumbang prestasi terbesar bagi Kabupaten Kediri, yakni Pordasi (kuda pacu), Tarung Derajat, dan IBCA MMA. Ketiga cabor tersebut dinilai memiliki potensi besar untuk kembali menjadi andalan pada Porprov berikutnya.

Berita Terkait :  Perolehan Medali Kabupaten Malang Bayangi Kota Kediri

Sebagai bentuk apresiasi atas perjuangan para atlet, Pemerintah Kabupaten Kediri menggelontorkan total reward sebesar Rp2,407 miliar. Rinciannya, atlet peraih medali emas mendapatkan Rp30 juta, perak Rp15 juta, dan perunggu Rp10 juta untuk kategori perorangan, dengan penyesuaian poin bagi nomor beregu.

Ketua KONI Kabupaten Kediri, Hakim Rahmadsyah Parnata, menegaskan bahwa kenaikan peringkat ini bukan hasil instan, melainkan buah dari proses pembinaan yang mulai menunjukkan arah positif. Menurutnya, Porprov 2025 menjadi pijakan awal untuk menyiapkan strategi jangka panjang menuju Porprov 2027 dan 2029.

“Target dari Mas Bupati jelas, kita ingin masuk 5 besar di Porprov 2027. Karena itu pembinaan harus dilakukan sejak sekarang, dengan pola yang lebih terencana dan berkelanjutan,” ujar Hakim.

Ia menjelaskan, KONI Kabupaten Kediri kini fokus pada pembinaan atlet lokal agar tidak berpindah ke daerah lain. Selain itu, sejumlah cabang olahraga akan diperkuat, terutama cabor yang prestasinya bersifat terukur seperti renang dan atletik. Beberapa cabor baru juga direncanakan masuk dalam pembinaan mulai 2026.

Salah satu atlet Pordasi pacu kuda, Bemby Oktafiyu, mengaku bangga atas capaian yang diraih. Ia menyebut reward yang diterima akan digunakan untuk menunjang kebutuhan dan persiapan menghadapi ajang selanjutnya. “Senang sekali, reward ini akan saya manfaatkan untuk perlengkapan dan persiapan Porprov berikutnya,” aku Bemby.

Dengan peningkatan peringkat dan target yang sudah ditetapkan, Porprov IX Jatim 2025 bukan sekadar penutup kompetisi, melainkan awal dari peta jalan prestasi olahraga Kabupaten Kediri menuju level yang lebih tinggi. [van.wwn]

Berita Terkait :  HUT Pacitan, 350 Atlet Ju-Jitsu Bersaing di Kejurnas Piala Kajati Jatim

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru