32 C
Sidoarjo
Wednesday, February 4, 2026
spot_img

319 Pelaku UMKM Kota Probolinggo Terima Stimulus Pengembangan Usaha DKUP

Pemkot Probolinggo, Bhirawa
Sebanyak 319 pelaku UMKM di Kota Probolinggo menerima Stimulus Pengembangan Usaha dari Dinas Koperasi, Usaha Mikro, dan Perdagangan (DKUP). Penyaluran tahap pertama diberikan kepada 177 penerima pada Selasa (9/12), bertempat di halaman Rumah Batik Probolinggo, Jalan Mastrip. Sisanya, sebanyak 142 pelaku UMKM akan menerima bantuan pada pertengahan Desember.

Bantuan yang disalurkan bersumber dari anggaran DKUP tahun 2025, berupa peralatan pendukung usaha seperti mesin jahit listrik, kompresor bensin dan listrik, peralatan tukang, cutting aluminium, rombong aluminium, etalase, peralatan dapur, mesin selep, oven gas, hingga freezer box.

Penyerahan dilakukan oleh Wali Kota Probolinggo dr. Aminuddin, didampingi Pj Sekda Rey Suwigtyo, Staf Ahli Wawan Soegyantono, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Aries Santoso, Ketua Komisi 1 DPRD Isah Juanidah, Kepala DKUP Slamet Swantoro, para camat dan perwakilan perangkat daerah.

Kepala DKUP Slamet Swantoro menyampaikan bahwa daftar penerima telah ditetapkan melalui usulan masyarakat yang masuk dalam belanja barang DKUP. Ia menyebut bantuan ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas produksi serta mendorong pelaku usaha tumbuh secara berkelanjutan.

“Stimulus ini diberikan agar pelaku UMKM dapat meningkatkan kualitas produk dan lebih siap bersaing. Selain itu, agar motivasi mereka dalam menjalankan usaha tetap terjaga,” ujar Slamet.

Dalam kesempatan itu, Wali Kota Aminuddin mengingatkan penerima agar memanfaatkan peralatan dengan optimal, sejalan dengan tujuan penguatan ekonomi masyarakat. Ia menegaskan bahwa bantuan tidak boleh diperjualbelikan.

Berita Terkait :  Seniman Surabaya Harus Ikut Sumbang PAD dan Majukan Kota Lewat Seni Budaya

“Dengan peralatan yang lebih baik, kualitas dan kecepatan produksi harus ikut meningkat. Kalau tidak dimanfaatkan, maka tujuan dari stimulus ini tidak tercapai,” kata Aminuddin.

Wali kota juga menyinggung keberadaan Koperasi Merah Putih (KMP) yang sedang dibangun di setiap kelurahan sebagai akses permodalan ringan bagi masyarakat. Ia berharap bantuan peralatan dan akses permodalan dapat berjalan saling melengkapi. “Melalui KMP, kami ingin menyediakan pembiayaan usaha yang mudah dan terjangkau di tingkat kelurahan. Gunakan dengan baik agar manfaatnya terasa,” ujarnya.

Pemkot Probolinggo menilai bantuan stimulus ini sebagai bagian dari upaya memperkuat perekonomian masyarakat serta menekan angka kemiskinan. Wali kota menutup sambutannya dengan harapan agar pelaku UMKM dapat mengembangkan usaha lebih kompetitif. “Jadikan bantuan ini pemicu untuk meningkatkan kualitas usaha. Pemerintah kota siap membantu membuka jalur pemasaran,” tutup Aminuddin.[fir.ca]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru