Sempat Terhenti, Pembangunan Jembatan Ratna Mulai Tunjukkan Progres

Maket Jembatan Ratna, jembatan ini akan menghubungkan Jl Raya Ngagel dengan Jl Bengawan.

Surabaya, Bhirawa
Proyek pembangunan Jembatan Ratna mulai menemukan titik terang. Meski sempat terhambat lantaran Pemkot Surabaya dengan Balai Besar Wilayah Sungai Brantas (BBWSB) belum ada MoU kerjasama, namun kali ini proses pembongkaran bangunan yang masih berdiriĀ  ditarget akan tuntas pada 8 Juni nanti.
Pembangunan jembatan yang menghubungkan Jalan Raya Ngagel dengan Jalan Bengawan ini bukan menggunakan APBD. Melainkan dana dari Corporate Social Responsibility (CSR) dari PT Asuransi Jiwa Bersama Bumiputera 1912. Nilai proyeknya mencapai kisaran Rp 10 miliar.
Camat Wonokromo Tomi Ardiyanto memastikan pada 8 Juni mendatang dua bangunan yang masih berdiri akan bersih. Pasalnya, pihaknya sudah melakukan pendekatan kepada pemilik bangunan yakni nomor 141 A dan 141 B. Dari hasil tersebut, para pemilik bangunan bersedia membongkarnya sendiri dan bersedia pindah.
“Jadi, mulai hari ini (kemarin, red) kedua pemilik bangunan sudah mulai mengemasi barang-barangnya. Dan tiga minggu ke depan dipastikan sudah bersih dan pemiliknya juga bersedia membongkarnya sendiri,” kata Tomi saat ditemui usai melakukan pendekatan pada pemilik bangunan, Kamis (18/5) kemarin.
Menurut mantan Camat Benowo ini Jembatan Ratna ini diproyeksikan dapat meringankan kepadatan yang ada di Jembatan BAT. Pasalnya, selama ini jembatan tersebut selalu padat karena menjadi akses satu-satunya yang menghubungkan dari arah timur ke barat, dan sebaliknya. “Diharapkan Jembatan BAT ini nanti bebannya berkurang seiring beroperasinya Jembatan Ratna,” ujarnya.
Jembatan Ratna, lanjut Tomi, akan dibangun dengan panjang 36 meter dan lebar 19 meter. Saat ini jembatan itu sudah rampung didesain dan tinggal menunggu realisasi dan pemberesan masalah lahan yang akan digunakan. Nantinya jembatan tersebut akan bisa dilalui oleh empat lajur kendaraan. Lengkap dengan sarana pedestrian.
“Nah, untuk mempercepat pembangunan Jembatan Ratna ini, kami akan terus memantau perkembangan pembongkaran dua bangunan ini setiap saat. Selain itu, kami juga terus melakukan koordinasi dengan Dinas PU untuk sampai di mana progresnya. Pastinya ada kepastian kapan dibongkar sama pemilik bangunan,” pungkasnya.
Perlu diketahui untuk Detail Engineering Design (DED) Jembatan Ratna juga sudah selesai dikerjakan Pemkot Surabaya. Rencananya, Jembatan Ratna akan dibangun sepanjang 36,11 meter dan lebar 19,40 meter dengan 4 lajur kendaraan. Serta, pedestrian akan melengkapi sisi kiri dan kanan jembatan. [geh]

Tags: