Kwarda Jatim Bekali Teknis Perlombaan bagi Pembina Pendamping Kwarcab

Pembekalan-juknis-kepada-Pembina-Pendamping-di-masing-masing-Kwartir-Cabang-Kwarcab-Jatim-guna-menghadapi-LT-IV-Jatim-2017.

(Menuju LT IV Pramuka Penggalang Jatim Tahun 2017)
Kwarda Jatim, Bhirawa
Jelang pelaksanaan Lomba Tingkat (LT) Regu Pramuka Penggalang Jawa Timur tahun 2017 atau LT IV Jatim pada Juli 2017 mendatang. Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Jatim membekali Pembina Pendamping di masing-masing Kwartir Cabang (Kwarcab) tentang pelaksanaan lomba LT IV Jatim 2017.
Melalui technical meeting (TM) yang dihadiri Pembina Pendamping sebanyak 38 Kwarcab di Jatim, Ketua Pelaksana Kegiatan, Hariadi Purwantoro mengatakan, TM ini merupakan petunjuk teknis (juknis) dan petunjuk pelaksanaan (juklak) menuju LT IV Jatim 2017 di Bumi Perkemahan Sumberboto, Jombang. Pihaknya mengimbau para Pembina Pendamping bisa memahami dengan baik TM yang dilaksanakan ini.
“Kita tahu Bumi Perkemahan Sumberboto, Jombang sudah tidak asing bagi para Pembina Pendamping. Tapi alangkah baiknya jika juklak yang sudah dibagi ke masing-masing Kwarcab bisa dipahami guna kelancaran LT IV Jatim Juli 2017 mendatang. Apabila ada pertanyaan, bisa ditanyakan pada TM ini,” kata Hariadi Purwantoro, Kamis (18/5).
Pria yang juga sebagai Waka Bina Muda Kwarda Jatim ini menjelaskan, segala persiapan jelang LT IV nanti harus sudah dipersiapkan secara matang. Karena berlomba bukan hanya untuk menang saja, tapi guna mengamalkan kode kehormatan Pramuka yaitu Satya Pramuka dan Darma Pramuka. Nantinya di lokasi perlombaan, harus sudah steril dari transportasi pengangkut adik-adik Pramuka.
“Setelah transportasi pengangkut berhenti di tempat yang telah disediakan. Adik-adik harus berjalan dan membawa perlengkapan sendiri-sendiri sampai ke area perkemahan. Ingat, hal itu sudah masuk penilaian dari juri. Saya harapkan para kakak Pembina Pendamping bisa memberitahukan kepada adik-adik peserta LT IV,” harapnya.
Sementara itu, Ketua Bidang Giat LT IV Pramuka Jatim, Wahyudi Sukarno menambahkan, TM ini bertujuan untuk memberitahukan secara teknis pelaksanaan masing-masing lomba. Nantinya kurang lebih ada 38 lomba yang akan dipertandingkan oleh adik-adik di seluruh Kab/Kota di Jatim. Pembagiannya yakni, 1 pembina 1 Gudep (Gugus Depan) atau 1 sekolahan.
Sambung Sukarno, 1 koarcab itu ada 2 sekolahan atau 2 Gudep, dengan klasifikasi 1 putra dan 1 putri. Sebagai bidang kegiatan, pria yang akrab dipanggil Kak Karno ini mencoba memiripkan kegiatan yang dilatihkan dengan kegiatan di nasional. Karena juklak sudah ada dan dirinya mengarahkan menuju ke kegiatan nasional.
“Beberapa kegiatan yang kita lakukan sama. Namun ada beberapa kegiatan local yang tidak sama dengan kegiatan nasional. Karena ini perlombaan, motivasi adik-adik pasti sudah tinggi dibandingkan seperti jamboree. Ini merupakan lomba bergengsi ditingkat provinsi (LT IV) untuk memperbutkan tiket di kegiatan nasional,” ucapnya.
Menyoal tentang keyakinan menang dalam perlombaan, Kak Karno mengaku, adik-adik sudah dilatih dan melakukan latihan yang setidaknya tak jauh beda dengan LT IV nantinya. Dengan adanya TM ini juga, para Pembina Pendamping bisa memberitahukan perlombaan apa saja yang akan dilombakan nanti.
Misalnya menembak, sambung Kak Karno, menembak itu caranya bagaimana dan seterusnya. Jadi motivasi mereka selain lomba, mereka jadi tahu pramuka itu bisa menembak dan bisa memanah, serta mpunyai skil berenang.
“Intinya, menembak berbeda dengan perbakin. Tapi untuk edukasi bahwa pramuka bisa mempunyai kealihan menembak. Ini semua hanya perlombaan, dan yang terpenting bukan siapa yang menang atau kalah. Tetapi mengamalkan kode kehormatan Pramuka, yakni Satya Pramuka dan Darma Pramuka,” pintanya. [bed]

Tags: