Malang Nominator Kota Terpopuler di Dunia

Wali Kota Malang HM. Anton saat memberikan motivasi kepada para siswa SMA 4 Kota Malang, Kamis (1/12) kemarin

Wali Kota Malang HM. Anton saat memberikan motivasi kepada para siswa SMA 4 Kota Malang, Kamis (1/12) kemarin

Kota Malang, Bhirawa
Kota Malang, menjadi salah satu kandidat kota terpopuler di dunia. Saat ini masuk menjadi empat besar, dari rencana lima besar kota terpopuler di dunia yang akan ditetapkan di Guangzhou.
Itulah sebabnya, Wali Kota Malang HM. Anton meminta dukungan kepada siswa SMA 1, 3 dan 4 atau siswa yang berada di komplek Jalan Tugu Kota Malang, melalui sistem vote.
“Pada kesempatan ini, saya meminta dukungan pada seluruh siswa dan masyarakat Kota Malang dengan memberikan suaranya untuk mendukung Kota Malang sebagai kota terpopuler di Guangzhou Award,”tutur Wali Kota yang kerap disapa Abah Anton itu.
Vote dukungan itu bisa diakses melalui situs http://pub1.chinadaily.com.cn/survey/20161020/indexen.php. Saat ini dukungan masyarakat sudah cukup bagus, karena Kota Malang sudah berada pada peringkat ke empat.
“Peluang kita untuk berada di posisi pertama, sangat terbuka karena itu, kami minta dukungan, dan Voting dapat dilaksanakan tiap 1 jam sekali hingga tanggal 5 Desember 2016, sebelum saya menyampaikan pemaparan di Guangzhou,”imbuh Abah Anton.
Pihaknya optimis jika masyarakat mendukung Kota Malang untuk menjadi Kota terpopuler di ajang Ghuangzhou Award, pasti akan tercapai. Apalagi jumlah penduduk di Kota Malang lebih banyak dibandingkan kandidat lain.
Sebelum meminta dukungan, kepada para siswa Abah Anton mengunjungi sekolah tersebut untuk memberikan motivasi kepada para siswa untuk meningkatkan wawasan kebangsaan sehingga muaranya untuk menyiapkan generasi emas di Kota Malang.
“Untuk menggenggam dunia, kita tidak perlu keliling dunia, hanya melalui jari kita, dunia akan takluk pada kita, karena saat ini semua sudah dalam genggaman,” ujar Abah Anton. Ungkapan tersebut dilontarkan Abah, dimaksudkan agar para siswa, dapat terus meningkatkan wawasannya secara terbuka dan tentu di jalur yang positif, pada penggunaan teknologi.
“Salah satu point utama untuk meningkatkan kualitas diri kita adalah dengan meningkatkan wawasan kebangsaan dan cinta Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) melalui penguatan rasa kebersamaan dan soliditas sebagai warga bumi arema” tambahnya lagi.
Ke depan, lanjut Abah Anton, harapannya adalah masyarakat Kota Malang terus meningkatkan inovasi dan kreativitas yang dapat menghasilkan karya-karya di luar prediksi orang lain. Itu semua semata-mata untuk mensukseskan pembangunan di Kota Malang. [mut]

Tags: