Samsung Raih ‘‘Community Care Company of the Year’’

Foto Ilustrasi

Foto Ilustrasi

Surabaya, Bhirawa
Samsung Electronics dinobatkan sebagai ‘Community Care Company of the Year’ di acara 2016 Asia Corporate Excellence and Sustainability (ACES) Awards, diselenggarakan pada 17 November di Singapore’s Shangri-La Hotel. Penghargaan ini adalah yang tertinggi pada kategorinya dan bukti kelanjutan komitmen Samsung kepada masyarakat global dan membuat perubahan yang positif untuk dunia.
“Samsung merasa terhormat atas pengakuan usaha kepedulian masyarakat kami sekali lagi, dan ini memberikan kebanggan luar biasa diberi perhargaan tertinggi pada kategorinya,” kata Irene Ng, Vice President of Corporate Marketing at Samsung Electronics Southeast Asia & Oceania. Rabu 30/11),> Kami sangat percaya, hngkapnya lebih lanjut, bahwa sukses datang dari pencapaian usaha yang nyata, dan memberi kembali kepada masyarakat bahwa kami bekerja selalu bagian dari integrasi filosofi brand kami. Bertahun-tahun, kami telah melakukan program kemasyarakatan secara berkala dan berkelanjutan lintas wungjapnya lebih lanjut, ilayah, menempatkan pendidikan sebagai inti dari cara kami melayani tiap masyarakat.”
Berdasarkan Dr. Jayanthi Desan, anggota juri panel penghargaan dan founder and Managing Director of Synergio, salah satu konsultan strategi berkelanjutan ternama di Malaysia, pemenang perusahaan ACES Awards di Asia yang telah menunjukkan kepemimpinan dan keberlanjutan luar biasa. Dengan penghargaan tersebut, Samsung bergabung dengan pemenang lain di kategori ‘Top Community Care Companies in Asia’ yang telah dianggap menunjukkan usaha untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat luas.
Perkaya Masyarakat, Satu Kelas Sekaligus
Samsung telah membantu masyarakat lintas Asia Tenggara dan Oseania dengan mendirikan lebih dari 160 Smart Schools dan Perpustakaan untuk menjembatani kesenjangan digital dan menyediakan pendekatan pendidikan lebih cerdas. Institusi ini berkolaborai dengan badan pemerintahan dan lokal non-governmental organizations (NGOs) untuk memanfaatkan teknologi dan menciptakan kesempatan pembelajaran imersif yang menyesuaikan kebutuhan pendidikan pelajar dan memperkaya konten.
Selain itu, Samsung telah mengembangkan 20 Institut teknologi untuk memupuk bakat lintas wilayah – menyediakan kesempatan untuk mencapai masa depan lebih baik bagi pemuda lokal saat industri kekurangan bakat teknis.
Samsung juga mengakui kebutuhan untuk mengatasi isu lain dari kebutuhan akan masyarakat ini melalui pendidikan, dan telah menjadi prakarsa seperti sekolah SONO, yang membuat kurikulum latihan untuk mahasiswa kedokteran, dan hubungan budaya, program regional andalannya yang mengangkat aspek budaya dan warisan berbeda dari tiap masyarakat. [ma]

Tags: