Atlet Asia Tenggara Apresiasi Penghargaan ASEAN

Foto Ilustrasi

Foto Ilustrasi

Jakarta, Bhirawa
Atlet-atlet dari negara-negara Asia Tenggara yang meraih medali dalam kejuaran multicabang Olimpiade dan Paralimpiade 2016 di Brazil mengapresiasi penghargaan yang diberikan ASEAN kepada mereka.
Penghargaan itu diberikan di Jakarta, Rabu, oleh Wakil Sekjen Komunitas Budaya-Sosial ASEAN (ASCC) Vongthep Arthakaivalvatee dan anggota Musyawarah Pejabat Senior bidang Olahraga ASEAN (SOMS) Ahmad Shapawi.
“Saya berterima kasih kepada ASEAN yang memberikan penghargaan ini. Saya juga bangga sudah berbagi kebanggaan dan kehormatan dengan rakyat ASEAN, khususnya Vietnam,” ujar Hoang Xuan Vinh, petembak asal Vietnam yang berhasil menggondol medali emas dan perak pada Olimpiade 2016.
Menurut Hoang Xuan Vinh, tampil dalam ajang Olimpiade merupakan kesempatan yang harus dimanfaatkan mengharumkan martabat bangsa dan negara, yang otomatis menerbangkan nama regional ASEAN bersinar di kancah dunia.
“Perjuangan saya di Olimpiade berlandaskan motivasi membanggakan keluarga dan mewujudkan kejayaan negara,” tutur dia Pernyataan senada juga diungkapkan atlet loncat indah Malaysia Pandelela Rinong yang meraih perak pada Olimpiade 2016 di Rio De Janeiro. “Terima kasih untuk semua yang mendukung karier saya,” tutur perempuan 23 tahun itu.
Sementara itu, atlet Paralimpiade 2016 asal Indonesia Ni Nengah Widiasih menganggap ASEAN saat ini merupakan kawasan regional yang sudah diakui di dunia.
Hal itu, menurut atlet angkat berat tersebut, terlihat dari banyaknya atlet yang berprestasi baik di Olimpiade dan Paralimpiade 2016.
“Kami sebagai atlet berupaya untuk terus menorehkan prestasi. Semoga di Olimpiade dan Paralimpiade Tokyo 2020, kami semua bisa tampil dan membuat pencapaian yang lebih baik. Terima kasih untuk dukungan ASEAN,” ujar Ni Nengah Widiasih.
ASEAN memberikan penghargaan kepada 49 atlet peraih medali Olimpiade dan Paralimpiade 2016. Para atlet tersebut berasal dari enam negara yaitu Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura, Thailand dan Vietnam.
“Prestasi dan pencapaian atlet-atlet ASEAN di Olimpiade dan Paralimpiade 2016 layak mendapat pujian dan penghormatan, karena mereka bisa memberikan kebanggaan dan inspirasi bagi komunitas ASEAN. Kami berharap prestasi-prestasi yang sudah ditorehkan bisa menjadi inspirasi bagi anak-anak muda ASEAN lainnya,” ujar perwakilan Musyawarah Pejabat Senior bidang Olahraga ASEAN (SOMS) Ahmad Shapawi, yang juga menjabat sebagai Direktur Jenderal Dewan Olahraga Nasional Malaysia. [ira.ant]

Tags: