Relawan Caleg Jazilul Wafaid Terancam Diburbarkan

 Gresik, Bhirawa
Tim relawan Jazilul Wafaid, Caleg DPR RI dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dapil X Gresik – Lamongan, terancam dibubarkan. Sebab belum saatnya melakukan kampanye, tim caleg asal Bawean ini sudah melakukan kampanye secara terbuka di Dusun Pengulu, Kec Sidayu.
Kegiatan curi start yang dilakukan tim relawan Jazilul itu tertangkap  anggota Panwascam Sidayu. Sejumlah barang bukti, bahkan berhasil diamankan. Diantaranya, sekeping rekaman video yang berisi ajakan untuk mencoblos Jazilul Wafaid caleg yang pernah menjadi carteker DPC PKB Gresik ini.
Tak hanya itu, kegiatan yang dilakukan juga ilegal. Sebab saat ditanya tim relawan itu tak bisa menunjukkan surat izin dari kepolisian terkait kegiatan yang dilakukan. ‘’Saat saya panggil untuk menunjukkan izinnya, mereka tak bisa membuktikan,’’ tegas Ahmad Sutikon, Ketua Panwacam Sidayu, Senin (10/2).
Atas kasus itu, Panwascam Sidayu berencana merekemondasikan kasus itu ke KPU Gresik dan ke Kepolisian. Intinnya, minta tim relawan Jazilul  dibubarkan. Surat rekomendasi itu lanjut Sutikon, paling lambat dalam Minggu ini sudah dikirim, baik ke KPU maupun Kepolisian.
Sutikon sangat menyayangkan tindakan yang dilakukan tim relawan Jazilul. Sebab kini masih belum waktunya kampanye. Kampenye caleg katanya, baru akan dilakukan pada 16 Maret mendatang. ‘’Makanya, kami bersikap tegas minta tim relawan Jazilul dibubarkan,’’ tegas Sutikon.
Dituturkan Sutikon, tim relawan Jazilul belum lama ini memang melakukan kampanye terbuka di Dusun Pengulu. Kampanye yang dihadiri banyak warga itu dikemas dalam bentuk sosialisasi melalui layar tancap dengan diisi pemutaran film Sang Kiai.
Namun, yang  menjadi persoalan, sebelum fim Sang Kiai itu diputar, diawali dengan pemutaran video. Rupanya, dalam video itu terdapat pesan politis untuk mencoblos Jazilul pada Pileg yang akan digelar 9 April 2014 mendatang itu. ‘’Jangan lupa nanti tanggal 9 April coblos caleg PKB nomor 2 Jazilul Wafaid Caleg DPR RI,’’ kata Sutikon menirukan isi rekaman dalam video itu. [eri]