PNS Pemkot Mojokerto Dites Urine

Kota Mojokerto, Bhirawa
Wali Kota Mojokerto, Mas’ud Yunus memastikan dalam waktu dekat segera mengelar tes urine bagi pegawai di lingkup Pemkot Mojokerto. Agar hasilnya akurat, Badan Narkotika Nasional (BNN) Propinsi Jatim digandeng untuk kepentingan pencegahan penyalahgunaan Narkoba di kalangan PNS Mojokerto.
‘’Kami akan gelar tes urin kerjasama dengan BNNP Jatim. Tes diberlakukan terhadap seluruh PNS di lingkungan Pemkot tanpa kecuali,’’ kata Mas’ud Yunus usai menerima Kepala BNNP Jatim, Brigjen Polisi Irwan Ibrahim.
Namun, soal kepastian waktu tes urin, Mas’ud Yunus sengaja merahasiakan. ‘’Pasti ada, soal waktunya, ya nanti,’’ kilahnya.
Birokrat ulama yang akrab disapa Kiai Ud ini pun menegaskan, tes urin digelar bukan lantaran latah mengikuti langkah yang sama yang dilakukan daerah lain. ‘’Ini murni upaya pencegahan, sekaligus deteksi ada tidaknya PNS Pemkot yang menyalahgunakan penggunaan Narkoba,’’ tandasnya.
Yang pasti, hingga kini tak ada PNS Pemkot Mojokerto yang terjerat kasus Narkoba. ‘’Hingga kini tidak ada,’’ tukasnya seraya memastikan akan menjatuhkan sanksi berat bagi abdi negara yang terbukti menggunakan Narkoba.
Tak hanya PNS, Mas’ud Yunus yang mengaku miris dengan peredaran Narkoba di kota mungil seluas 16 kilometer persegi ini mengagendakan juga tes urin di kalangan pelajar.
‘’Tes urin bagi pelajar perlu juga dilakukan. Terus terang saya miris dengan tingkat peredaran dan penggunaan Narkoba di Kota Mojokerto. Dari tahun ke tahun terus mengalami peningkatan, baik secara kuantitas maupun kualitas. Tak menutup kemungkinan penggunanya dari kalangan pelajar. Tujuannya, agar fenomena Narkoba yang seperti gunung es ini bisa ditanggulangi,’’ pungkasnya.
Sementara itu, BNNP menyebut minuman keras (Miras) oplosan yang akrab disebut cukrik belum masuk wilayah kompetensi kerjanya, namun demikian Brigjen Polisi Irwan Ibrahim menyatakan, memberi atensi khusus terhadap Miras yang sudah merenggut 14 nyawa warga Mojokerto beberapa waktu lalu.
‘’Miras oplosan atau cukrik tak masuk wilayah kompetensi saya (BNN). Tapi siapa tahu dalam kandungan Miras ada yang terkategori bahan-bahan Narkotika,’’ kata Irwan Ibrahim.
Karena itu, ujar Irwan, kini ada puluhan jenis Narkoba baru. ‘’Bisa jadi diantaranya ada dalam kandungan cukrik. Karena ada masuk daftar baru (jenis Narkoba) yang belum tercatat,’’ katanya didampingi Kapolres Mojokerto Kota, AKBP Wiji Suwartini.
Soal agenda kunjungannya ke Pemkot Mojokerto, Irwan Ibrahim menyebut, diantaranya membahas soal bahaya cukrik. ‘’Selain agenda pembentukan BNNK (Badan Nasional Narkotika Kota) Mojokerto, Ya kita lihat kondisi disini (Kota Mojokerto), sharing dan check. Langkah antisipasi yang harus dilakukan terkait peredaran dan penggunaan Narkoba. Termasuk soal cukrik juga,’’ tukasnya.
n kar

Rate this article!