Inginkan Dany, Persebaya Terganjal Klub Asal

Surabaya, Bhirawa
Keinginan Persebaya 1927 untuk merekrut punggawa Tim Nasional (Timnas) U-23 Indonesia, Dany Saputra bakal menemui kendala serius. Sebab mantan pemain PON Jatim XVIII Riau 2012 itu masih digandoli tim lamanya, Persedikab Kediri dengan memasang bandrol cukup tinggi.
Di skuat PON Jatim, Persebaya sebenarnya mengincar tiga pemain, yakni Wage Dwi Aryo, Bima Ragil dan Dany Saputra. Dua nama terakhir berstatus pemain Timnas U-23 arahan Aji Santoso. Setelah kurang lebih satu bulan berlatih, Persebaya berniat untuk mengikat ketiganya. Akhir pekan lalu, perwakilan tim pelatih mendatangi klub asal Dany yakni Persedikab dan PSID, klub asal Bima.
Tujuannya adalah menuntaskan administrasi sekaligus membicarakan masalah fee transfer untuk kedua pemain ini. Hasilnya, PSID sudah menemui harga yang cocok. Mereka pun bersedia melepas Bima ke Persebaya.  Namun negosiasi merekrut Bima ternyata tidak mudah, karena pihak Persedikab Kediri enggan untuk melepas pemainnya. “Kita memang masih menemui hambatan dengan klub asal dia, yakni Persedikab. Sekarang masih negosiasi,” kata pelatih Persebaya, Ibnu Grahan, Selasa (13/11).
Namun Ibnu enggan untuk mengungkapkan Persebaya kesulitan mendapatkan Dany dari Persedikab. Kabarnya tim berjuluk bajol ijo itu keberatan dengan nilai transfer yang diajukan oleh manajemen Persedikab, yakni Rp200 juta.
Padahal Dany sendiri masih berstatus pemain amatir dan belum memiliki jam terbang sebagai pemain profesional. Satu-satunya nilai plus Dany adalah terpilihnya dia sebagai punggawa Timnas U-22 Indonesia yang bertanding di kualifikasi Piala Asia, di Riau beberapa waktu lalu. “Saya tidak tahu masalah itu, saat ini Bima dan Ragil sudah bergabung, tinggal Dany yang belum,” katanya. [wwn]